6 Hal Penting Mengenai Laporan Keuangan Perusahaan<span class="rating-result after_title mr-filter rating-result-438">			<span class="no-rating-results-text">No ratings yet.</span>		</span>

6 Hal Penting Mengenai Laporan Keuangan Perusahaan

Laporan Keuangan Perusahaan

Seberapa Penting Laporan Keuangan Perusahaan Bagi Para Pengusaha?

Setiap perusahaan yang berbentuk CV, Firma, ataupun PT tentu memiliki laporan keuangan yang dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus ukuran apakah perusahaan yang bersangkutan termasuk perusahaan yang bisa bertahan untuk jangka waktu yang lama atau tidak.

Laporan keuangan sendiri adalah kumpulan informasi keuangan pada suatu perusahaan yang dibuat untuk periode tertentu dan pastinya akan menunjukkan seberapa besar kekuatan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan.Dalam pembuatan laporan keuangan, ada beberapa unsur yang harus dipenuhi oleh pembuat laporan, antara lain:

a.Jumlah asset

Unsur yang pertama adalah jumlah total asset atau aktiva, dimana yang dimaksud asset disini adalah komponen yang digunakan untuk operasional perusahaan dalam jangka waktu tertentu mulai dari asset barang, uang, maupun saham.

b.Kewajiban

Unsur kedua dalam sebuah laporan keuangan adalah kewajiban, dimana hal tersebut bersangkutan dengan piutang yang berhubungan pula dengan pihak lain dalam rangka menjalankan perusahaan.

Masing-masing perusahaan tentu akan memiliki jenis dan jumlah kewajiban yang berbeda tergantung dari tingkat resiko maupun pola perusahaan.

Terkait dengan kewajiban, ada beberapa jenis kewajiban yang biasanya harus dibayar dalam sebuah perusahaan, yaitu kewajiban lancer, kewajiban jangka pendek, atau kewajiban jangka panjang.

c.Ekuitas

Unsur ketiga adalah ekuitas yang terdiri dari jumlah sisa laba ditahan dan setoran pemilik perusahaan yang digunakan sebagai modal awal berjalannya sebuah perusahaan.

Pengetahuan akan ekuitas penting dimiliki untuk mengetahui seberapa banyak laba yang nantinya harus dikembalikan pada pemilik perusahaan.

d.Pendapatan

Unsur keempat adalah pendapatan kotor yang didapatkan dalam periode tertentu karena adanya penjualan produk ataupun barang yang terdapat dalam perusahaan bersangkutan.Aspek pendapatan ini nantinya juga dihitung bersama dengan asset dan ekuitas.

e.Beban

Unsur terakhir dalam pembuatan laporan keuangan adalah beban biaya, dimana yang dimaksud beban disini adalah berbagai jenis pengeluaran yang dikeluarkan untuk pengelolaan usaha.

Contohnya untuk usaha laundry, maka beban yang dihitung adalah biaya listrik, biaya telpon, ataupun operasional lainnya.

Dari berbagai unsur laporan keuangan yang dikemukakan diatas, ada bahasan lain yang perlu Anda ketahui untuk menunjang profesionalitas pembuatan laporan keuangan.

Baca Juga mengenai : Jasa Akuntansi Keuangan QAMY Consulting

Sifat Laporan Keuangan

Secara kualitatif dan kuantitatif tentunya sebuah laporan keuangan perlu memiliki karakteristik seperti:

a. Relevan

Sebuah laporan keuangan dianggap relevan dan sesuai ketika laporan yang disajikan mampu membuat pengambil keputusan dalam sebuah perusahaan menentukan kebijakan baru yang digunakan untuk meningkatkan pendapatan dan memperbaiki aspek lainnya.

b. Handal

Sebuah laporan keuangan dinyatakan handal ketika pembuat laporan keuangan memberikan informasi yang handal dan tepat sasaran. Informasi yang diolah dalam laporan keuangan bisa mempengaruhi bagaimana kebijakan dan strategi yang tepat untuk meningkatkan laba perusahaan.

c. Mudah dimengerti

Sebuah laporan keuangan perlu disusun dengan baik sehingga segala bentuk transaksi yang tercatat didalamnya bisa lebih dimengerti oleh setiap pemimpin divisi yang ada di perusahaan bersangkutan. Ketika laporan bisa terbaca dengan jelas, strategi yang digunakan untuk perencanaan penjualan kedepan juga makin jelas.

d. Unsur perbandingan

Sebuah laporan keuangan perlu memiliki informasi yang lengkap dan terpercaya sehingga laporan yang diberikan pada pihak pengambil keputusan dari perusahaan bersangkutan bisa menjadi perbandingan apa saja yang harus diperbaiki untuk pelaporan keuangan kedepan termasuk strategi untuk pemasaran produk.

Isi laporan keuangan

Dalam menyusun sebuah laporan keuangan, isi yang dimasukkan kedalamnya tentu membutuhkan penelitiandan penyusunan yang tepat. Berikut adalah isi dari laporan keuangan.

a. Laporan laba rugi

Bagi sebuah perusahaan, laporan keuangan yang dibuat harus berisi laporan laba rugi yang diperoleh dari jual beli produk atau jasa yang dilakukan perusahaan bersangkutan. Laporan laba rugi nantinya diperlukan untuk menghitung berapa efisiensi kinerja yang sudah tercapai dan menerapkan strategi bagaimana laba perusahaan bisa ditingkatkan di periode yang berikutnya.

b. Laporan cash in dan cash out

Laporan keuangan juga berisi laporan kas masuk dan kas keluar. Laporan ini umumnya berisi transaksi keuangan yang dilakukan sebuah perusahaan selama periode tertentu. Untuk laporan kas masuk biasanya berisi pendapatan kotor yang diperoleh dari penjualan jasa dan produk. Sedangkan untuk alur kas keluar bisa berisi laporan pembayaran pengeluaran tetap atau variable per bulan seperti biaya listrik, perawatan inventaris di perusahaan, biaya telpon, dan lainnya.

c. Laporan cash flow

Laporan cash flow adalah kombinasi yang memasukkan cash in dan cash out secara berkesinambungan dan cash flow umumnya digunakan untuk mengetahui apakah laporan keuangan antara cash in dan cash out sudah benar-benar sesuai atau tidak. Laporan cash out juga bias digunakan untuk mengetahui secara tidak langsung, dana yang tersisa masih dalam kondisi aman atau tidak.

d. Laporan perubahan ekuitas

Setiap perusahaan wajib menyertakan laporan perubahan ekuitas, dimana laporan ini berisi laporan perubahan aktiva ataupun modal yang diberikan diawal hingga diakhir periode laporan.

e. Laporan neraca total atau buku besar

Segala jenis transaksi keuangan yang berlangsung dalam sebuah peruusahaan kemudian dirangkum kedalam sebuah neraca yang menyajikan segala jenis transaksi beserta buktinya.

Baca Juga Mengenai : Cara Lapor Pajak Online Solusi Bagi Yang Sibuk!

Tujuan Laporan Keuangan

Sebuah perusahaan akan sangat membutuhkan laporan keuangan yang disajikan secara lengkap sebagai laporan pertanggungjawaban dari semua divisi atas pengelolaan perusahaan. Laporan yang berisi seluruh transaksi keuangan selama satu periode tertentu juga bermanfaat member informasi menyeluruh tentan posisi keuangan yang ada pada perusahaan bersangkutan.

Fungsi Laporan Keuangan

Setelah memahami tujuan dari pembuatan laporan keuangan, Anda juga harus paham apa fungsi laporan keuangan, antara lain:

a. Membantu seluruh pihak manajemen untuk mengetahui resiko keuangan yang mungkin terjadi dari seluruh strategi yang sudah maupun akan diterapkan.

b. Membantu seluruh pihak yang ada dalam perusahaan berangkutan untuk mengetahui jumlah laba, insentif, beban bunga, atau unsur keuangan lain yang ada pada perusahaan.

c. Menilai prosentase laba yang bisa dicapai dari proses penjualan yang telah berlangsung dan merencanakan jumlah prosentase laba yang ingin didapatkan tahun depan.

d. Memberikan informasi asal dana yang diperoleh sebagai modal awal perusahaan dan mengembalikan secara prosentase pada pemegang saham perusahaan dalam berbagai bentuk keuntungan.

e. Memperlihatkan posisi keuangan pada periode tertentu sesuai keinginan dari pengambil keputusan dari sebuah perusahaan.

Perlunya jasa akuntan untuk pembuatan laporan keuangan perusahaan

Ketika sebuah perusahaan tidak memiliki sumber daya yang bisa menyajikan laporan keuangan secara lengkap, jasa seorang akuntan public sangat dibutuhkan perusahaan yang bersangkutan.

Seorang akuntan yang profesional akan mampu membuat lapoan keuangan yang menunjukkan efektivitas keuangan perusahaan dan membantu pihak manajemen untuk menetapkan strategi yang bisa digunakan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan di kemudian hari.

Seorang akuntan yang menangani laporan keuangan secara professional, secara tidak langsung juga akan member gambaran kinerja masing-masing pegawai dalam setiap divisi.

Semoga berbagai bahasan diatas membantu Anda agar semakin paham pentingnya laporan keuangan dalam sebuah perusahaan.

Baca Juga Mengenai : Tarif Baru 2016 Pajak Penghasilan : Pegawai bergaji Rp 4,5 juta/bulan dibebaskan pajak.

LIMA PERSOALAN YANG BERKAITAN PAJAK

  • Bisnis atau perusahaan anda bermasalah dengan laporan pajak?

  • Perlu pendampingan saat pemeriksaan pajak?

  • Perusahaan anda membutuhkan TP Document?

  • Atau ingin mengajukan gugatan pajak di pengadilan pajak?

  • Benarkah Tarif Konsultan Pajak Mahal?

CARA AMAN PILIH KONSULTAN PAJAK

Pastikan konsultan pajak anda terdaftar di SIKoP (Sistem Informasi Konsultan Pajak), anda dapat melihat status konsultan pajak anda dengan klik link dibawah ini. Lalu pilih NAMA pada kolom “NPWP,NAMA,Nomor KEP” dan masukkan nama konsultan pajak anda di kolom “KATA KUNCI”  dalam hal ini masukkan WAHYU AJI MAHAMBORO lalu pilih status “AKTIF” dan klik “CARI”  

https://konsultan.pajak.go.id/front/carikonsultan
Jika Konsultan Pajak anda terdaftar maka akan muncul report seperti dibawah ini.
Cara Aman Pilih Konsultan Pajak
Konsultasi Pajak Lewat WA banner


BIAYA JASA KONSULTAN PAJAK

Banyak orang yang bertanya tentang Jasa Konsultan Pajak, untuk hal ini harga yang dipatok cukup bervariatif dan harga sesuai dengan pelayanan yang dibutuhkan client, Konsultan Pajak QAMY Consulting memiliki pengalaman dan keahlian yang professional sehingga harga yang di tarifkan berdasarkan waktu dan flat sesuai kesepakatan.

Sebelum menyatakan fee atau biaya yang harus di bayar oleh wajib pajak jika menggunakan jasa konsultan pajak, tentunya konsultan pajak akan menggali atau ingin tahu masalah yang dihadapi oleh si wajib pajak. Biasanya untuk konsultasi awal bisa lewat telepon, email atau whatsapp kemudian jika wajib pajak menginginkan konsultasi lanjutan, barulah akan di bicara mengenai fee atau tarif untuk konsultan pajak.

Berapa Tarif Konsultan Pajak?

Setiap konsultan pajak menawarkan tarif yang berbeda kepada kliennya. Apa saja pertimbangan konsultan pajak dalam menetapkan tarif, biaya atau fee konsultan pajak.

Konsultan pajak yang satu dengan lainnya sudah tentu memiliki tarif yang berbeda-beda, karena sampai sekarang belum ada penetapan mengenai standarisasi besaran Harga dan Tarif Jasa Konsultan Pajak. Besar kecilnya fee dan harga Jasa Konsultan Pajak masih sangat tergantung oleh beberapa faktor, antara lain :

Faktor utama yang mempengaruhi Harga Jasa Konsultan Pajak

  • Besar dari nilai omset usaha Wajib Pajak Pengusaha/Perusahaan per tahun pajak
  • Berapa banyak jumlah pegawai atau karyawan wajib pajak
  • Total nilai Harta/Aset yang dimiliki oleh Wajib Pajak Orang Pribadi/Badan
  • Nilai sengketa pajak baik restitusi maupun kurang bayar untuk kasus pemeriksaan pajak, keberatan dan banding

Hal-hal atau faktor lain yang mempengaruhi Biaya Jasa Konsultan Pajak

Selain faktor penentu tersebut diatas, ada beberapa komponen lain yang menjadi faktor pendukung dalam penetapan harga jasa konsultan pajak, antara lain :

  1. Sertifikasi atau lisence yang dipegang oleh konsultan pajak
  2. Jam terbang atau banyaknya kasus perpajakan yang telah ditangani dan dimenangkan
  3. Jauhnya jarak kantor Konsultan dengan domisili Klien (biaya akomodasi)

Video Mengenai Laporan Keuangan Perusahaan

Please rate this