Cara Lapor Pajak Online Solusi Bagi Yang Sibuk!

Cara Lapor Pajak Online Solusi Bagi Yang Sibuk!

Lapor Pajak Online, Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Tidak Perlu Lagi Datang Ke Kantor Pelayanan Pajak

Cara Lapor Pajak OnlineSebagai warga negara yang baik tentu salah satu syaratnya adalah dengan memenuhi kewajiban sebagai Wajib Pajak.

Setoran pajak yang diserahkan kepada pemerintah nantinya akan digunakan sebagai pembiayaan pembangunan nasional seperti fasilitas umum, pembangunan jalan raya, infrastruktur, dan masih banyak lainnya. Berapa besar pajak yang mesti disetorkan dan perhitungannya semua tercatat dalam SPT atau Surat Pemberitahuan.

Ada beberapa kategori SPT Pajak yang berbeda cara penghitungannya, dan juga metode penyerahan SPT ke kantor Dirjen Pajak yang tidak hanya satu cara saja bahkan sekarang sudah ada cara online melalu e-filling.

Baca juga mengenai Tarif Baru 2016 Pajak Penghasilan : Pegawai bergaji Rp 4,5 juta/bulan dibebaskan pajak.

Kategori Surat Pemberitahuan Pajak dan sanksinya

Sebelum masuk ke metode pelaporan SPT ke kantor pajak, sebelumnya Anda mesti tahu ada dua kategori Surat Pemberitahuan atau SPT, yaitu SPT Tahunan dan SPT Masa:

1. SPT Tahunan

SPT Tahunan adalah laporan pajak yang dilaporkan setiap satu tahun sekali baik oleh Wajib Pajak perseorangan maupun Wajib Pajak badan usaha.

SPT Tahunan ini berhubungan dengan perhitungan dan besar pajak dari penghasilan dalam bentuk apapun yang sesuai dengan aturan perundangan pajak dalam satu tahun pajak tertentu.

2. SPT Masa

Adalah laporan pajak untuk meghitung besaran pajak dalam waktu tertentu. SPT Masa dinamakan sesuai dengan pasal yang mengaturnya.

Misalnya pemotongan pajak dari gaji yang diatur dalam pasal perpajakan nomor 21 maka disebut dengan PPh 21 dan seterusnya.

Ada juga Pajak Pertambahan Nilai, PPN bagi pemungut, dan juga Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Pengisian SPT dilakukan dengan mengisi formulir yang sudah disediakan baik yang tercetak maupun yang elektronik atau secara online.

Pengisian SPT menggunakan huruf latin dan angka serta menggunakan Bahasa Indonesia yang kemudian dilaporkan sesuai dengan jatuh tempo dari masing-masing jenis laporan.

Apabila seorang Wajib Pajak terlambat untuk menyerahkan kembali formulir SPT tersebut ke kantor pajak maka wajib untuk dikenakan sanksi.

Sanksi bagi yang terlambat menyerahkan SPT adalah sebagai berikut:

1. Rp. 100.000 untuk SPT Tahunan bagi Wajib Pajak perseorangan

2. Rp. 1.000.000 untuk SPT Tahunan bagi Wajib Pajak badan usaha

3. Rp. 500.000 untuk SPT PPN

4. Rp. 100.000 untuk SPT Masa lainnya

Cara melaporkan pajak dengan e-SPT

Melaporkan formulir SPT yang sudah diisi bisa dilakukan secara konvensional yaitu dengan mendatangi Kantor Pelayanan Pajak atau Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Pajak di mana Wajib Pajak sudah terdaftar.

Namun sekarang untuk meningkatkan pelayanan Dirjen Pajak agar Wajib Pajak bisa memenuhi kewajiban dengan lebih mudah ada cara di mana Anda tidak perlu datang ke kantor kemudian mengantri untuk menyerahkan SPT.

Adalah e-SPT di mana Anda bisa melaporkan SPT secara elektronik dengan menggunakan aplikasi software yang bisa Anda install dengan mudah di PC atau laptop Anda.

Caranya sangat mudah, Wajib Pajak hanya perlu mengunduh aplikasi ini secara gratis di www.pajak.go.id.

Dengan melaporkan SPT dengan cara elektronik ini maka Anda bisa merasakan keuntungan:

1. Laporan SPT bisa dilakukan dengan lebih cepat dan lebih aman.

2. Database perpajakan sudah teorganisir dengan baik didukung dengan sistem aplikasi yang selalu diupdate.

3. Perhitungan paja tidak perlu dilakukan secara manual karena sudah menggunakan sistem komputer yang jauh lebih cepat dan tepat.

4. Mengurangi penggunaan kertas yang berlebihan

5. Efisiensi waktu, uang, dan juga sumber daya.

Cara melaporkan pajak dengan e-filling

Baca Juga Mengenai : 1001 Hal Mengenai Jasa Konsultan Pajak Pribadi

Layanan laporan SPT dengan cara e-filling sebenarnya sudah ada sejak dulu namun pemerintah baru tahun 2016 ini memberlakukan kewajiban bagi para Aparatur Sipil Negara, Anggota Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Republik Indonesia untuk menyampaikan laporan SPT dengan cara e-filling.

Tentu dengan harapan bahwa aturan baru ini akan segera diikuti oleh seluruh Wajib Pajak di Indonesia untuk semakin sadar membayar pajak karena caranya yang semakin mudah.

Pengisian laporan SPT dengan cara e-filling dilakukan di halaman situs Direktorat Jenderal Pajak Online ataupun di situs-situs penyedia layanan SPT elektronik yang sudah ditunjuk oleh DJP.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk Cara Lapor Pajak Online SPT melalui e-filling:

1. Langkah pertama adalah Anda harus mengaktivasi EFIN terlebih dahulu di Kantor Pelayanan Pajak atau di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan. Permohonan dan pengisian formulir aktivasi EFIN tidak bisa diwakilkan oleh orang lain.

2. Masuk ke halaman DJP online atau situs layanan SPT elektronik resmi lainnya dan klik Daftar.

3. Pada kolom yang sudah disediakan isi NPWP dan juga EFIN yang sudah diaktivasi lalu klik Verifikasi.

4. Cocokkan nama yang muncul dengan nama yang tertera dengan NPWP Anda kemudian isi alamat email Anda yang aktif. Kemudian pilih password sesuai dengan keinginan Anda dan hanya Anda yang tahu lalu klik Simpan.

5. Setelah akun Anda tersimpan, silahkan log in ke email Anda di mana Anda akan menemukan email otomatis yang berisi link verifikasi. Klik link tersebut untuk memverifikasi akun e-filling Anda.

6. Setelah akun diverifikasi maka akun e-filling Anda sudah siap untuk digunakan, untuk mengisi laporan SPT, silahkan log in ke halaman DJP online atau situs layanan SPT elektronik lainnya.

7. Klik E-filling lalu klik Buat SPT untuk mengisi formulir secara online.

8. Anda tinggal mengikuti dan menjawab pertanyaan yang ada pada halaman situs dan pilih jenis formulir apakah 1770, 1770-S, atau 1770-SS.

9. Anda bisa memilih mengisi formulir seperti biasa tanpa panduan atau dengan panduan. Sistem akan memberikan panduan pengisian formulir kepada Anda untuk memudahkan pengisian.

10.Pada tahap akhir, Anda akan diminta untuk memasukkan kode verifikasi. Untuk mendapatkan kode verifikasi klik tombol Di Sini di mana sistem akan mengirimkan kodenya ke alamat email Anda.

11. Jika proses pengisian SPT online sudah selesai, bisa langsung diklik Kirim SPT

12. Namun apabila ada data yang masih belum terisi, Anda bisa mengklik tombol Selesai untuk menyimpan data yang sudah diisi sehingga nanti Anda tidak perlu mengulang dari awal lagi.

Enaknya mengisi laporan SPT dengan e-filling

E-filling adalah  terobosan yang dilakukan oleh pemerintah untuk benar-benar serius dalam menggarap sistem pengisian laporan SPT dengan konsep self-assessment.

Berbeda dengan pengisian laporan dengan e-SPT dengan e-filling Anda tidak perlu melakukan instalasi aplikasi. Formulir juga sudah disediakan secara online sehingga tidak membutuhkan kertas dan bisa dilakukan di mana saja tidak harus di kantor pajak.

Pengisian e-filling juga dibuka selama 24 jam sehingga Anda tidak harus mengejar jam buka kantor pajak untuk menyerahkan laporan SPT tepat waktu.

Selain DJP online, ada beberapa situs yang bisa Anda kunjungi untuk menghindari server yang penuh, apalagi mendekati jatuh tempo dari laporan SPT baik Tahunan maupun Masa. Situs-situs tersebut seperti :

http://www.pajakku.com
http://www.laporpajak.com
http://www.spt.co.id
http://www.online-pajak.com

Anda kesulitan mengenai laporan pajak secara online, gunakan informasi dibawah ini untuk menghubungi kami

Baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan jasa Konsultan Pajak dari Berka Adira Freda CONSULTING. Kami akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Terima kasih.

Berka Adira Freda Consulting | Jasa Konsultan Pajak

Jl.Marga Satwa Raya No. 10 C Pondok Labu – Cilandak
Jakarta Selatan 12450, INDONESIA
WAHYU AJI MAHAMBORO

 

Whatsapp Jasa Laporan Keuangan di Kalimantan Timur

[pgp_title]

CARA AMAN PILIH KONSULTAN PAJAK

Pastikan konsultan pajak anda terdaftar di SIKoP (Sistem Informasi Konsultan Pajak), anda dapat melihat status konsultan pajak anda dengan klik link dibawah ini. Lalu pilih NAMA pada kolom "NPWP,NAMA,Nomor KEP" dan masukkan nama konsultan pajak anda di kolom "KATA KUNCI"  dalam hal ini masukkan WAHYU AJI MAHAMBORO lalu pilih status "AKTIF" dan klik "CARI"  

https://konsultan.pajak.go.id/front/carikonsultan
Jika Konsultan Pajak anda terdaftar maka akan muncul report seperti dibawah ini.
Cara Aman Pilih Konsultan Pajak

Video Cara Lapor Pajak Online

Tanya Konsultan Pajak Kami

Jika ada kesulitan dalam hal perpajakan untuk perusahaan, usaha atau bisnis dan anda sendiri. Silahkan isi form konsultasi dibawah ini

Kami akan mengirimkan email Konfirmasi, Jika tidak ada di INBOX silahkan cek folder SPAM dan tandai email kami sebagai "No Spam"

* indicates required
Pekerjaan
Layanan Yg Diperlukan
11 Hal Penting Dalam Pelaporan SPT Tahunan Badan

11 Hal Penting Dalam Pelaporan SPT Tahunan Badan

Pelaporan SPT Tahunan Badan

Sebelum melaporkan pajak badan usaha yang dijalankan wajib pajak, sebaiknya memperhatikan beberapa hal penting yang harus lakukan dalam menyusun atau membuat laporan SPT pajak tahunan badan usaha untuk memudahkan dalam mengurus laporan pajak badan usaha.

SPT pajak tahunan adalah surat untuk memberitahukan pajak yang harus dibayarkan oleh individu atau badan usaha. Dalam bab ini akan lebih menjelaskan pajak yang harus dibayarkan oleh badan usaha yang sudah berjalan.

Baca Juga Mengenai : Berka Adira Freda CONSULTING | Jasa Konsultan Pajak di Jakarta

Waktu pembayaran wajib pajak ini selama satu tahun. Biasanya wajib pajak akan diberikan jangka waktu maksimal empat bulan akhir tahun pajak yang sudah dibayarkan setiap tahunnya.

Berikut ini ada beberapa hal yang penting pada SPT tahunan badan usaha yang perlu ketahui :

1. Terlebih dahulu membuat surat perpanjangan SPT tahunan

Salah satu hal yang penting dalam pelaporan SPT tahunan badan adalah terlebih dahulu membuat surat perpanjangan SPT tahunan untuk badan usaha.

Surat pemberitahuan ini dibuat untuk memudahkan dalam pembayaran pajak badan usaha. Surat pemberitahuan untuk perpanjangan SPT tahunan ini ditujukan kepada KPP.

Sebaiknya membuat surat perpanjangan SPT tahunan sebelum batas akhir pembuatan SPT tahunan berakhir, sehingga wajib pajak yang ditanggung oleh badan usaha bisa dibayarkan tepat pada waktunya.

Baca Juga Mengenai : Anda Butuh Jasa Konsultan Pajak di Bogor ?

2. Surat pemberitahuan harus memiliki alasan

Dalam pelaporan untuk SPT tahunan badan usaha, tentunya surat pemberitahuan perpanjangan SPT tahunan harus disertai dengan alasan yang jelas.

Alasan ini berhubungan dengan mengapa melakukan perpanjangan SPT pajak tahunan untuk badan usaha yang sedang dijalankan. Usahakan alasan yang digunakan logis dan juga sesuai dengan apa yang butuhkan.

Sehingga wajib pajak akan terus bisa berjalan ketika alasan yang diberikan pada saat pembuatan SPT tahunan bisa berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun yang akan terjadi.

Selain itu juga alasan ini untuk memberitahukan bagaimana keseriusan dalam melanjutkan dalam perpanjangan surat pemberitahuan pajak badan usaha yang dijalankan.

3. Menghitung jumlah pajak penghasilan terutang

Untuk mendukung pelaporan dalam laporan SPT tahunan badan usaha ini dengan cara menghitung jumlah pajak penghasilan yang terutang.

Pajak penghasilan terutang harus dihitung dengan benar untuk badan usaha itu sendiri. Sehingga badan usaha yang dijalankan mengetahui seberapa besar jumlah pajak penghasilan yang harus dibayarkan setiap tahunnya.

Baca Juga Mengenai : Masih Ragu Menggunakan Jasa Konsultan Pajak di Tangerang Selatan?

4. Melampirkan laporan keuangan sementara

Hal yang diperhatikan selanjutnya dalam SPT tahunan badan usaha adalah melampirkan laporan keuangan sementara. Setiap badan usaha tentunya memiliki laporan keuangan untuk jangka waktu satu tahun.

Untuk bisa memperpanjang wajib pajak tahunan badan usaha, biasanya wajib untuk melampirkan laporan keuangan sementara. Sehingga pemberitahuan wajib pajak badan usaha akan semakin jelas dengan adanya laporan keuangan dari badan usaha itu sendiri.

Selain itu juga laporan keuangan untuk mengetahui perkembangan suatu perusahaan dalam menjalankan usaha dilihat dari perkembangan keuangan yang terjadi dalam badan usaha tersebut.

5. Melampirkan surat setoran pajak

Selain melampirkan hitungan pajak penghasilan dan juga laporan keuangan sementara, dalam proses pelaporan SPT tahunan badan usaha juga harus menyertakan pula surat untuk setoran pajak.

Surat ini digunakan untuk melaporkan pajak apa saja yang harus dibayarkan oleh pihak badan usaha tersebut. Surat Setor Pajak (SSP) ini sebagai bentuk administrasi yang ada didalam badan usaha tersebut.

Jika ada surat lainnya yang menjadi bagian dari administrasi yang setara dengan SSP ini bisa dilampirkan dalam pelaporan SPT tahunan badan usaha yang dijalankan tersebut.

6. Melampirkan pajak penghasilan

Dalam melaporkan surat pemberitahuan pajak badan usaha selanjutnya yang harus diperhatikan adalah melampirkan pajak penghasilan yang ada.

Pajak penghasilan ini berupa pajak dimana dari penghasilan badan usaha itu sendiri. Dalam hal ini pajak penghasilan yang harus dicantumkan adalah yang terutang.

Badan usaha memiliki tanggungan jumlah pajak penghasilan terutang berapa yang harus dibayarkan. Sehingga akan jelas dalam proses pelaporan pajak tahunan nantinya untuk badan usaha yang sudah berjalan.

Dan juga mengetahui berapa pajak penghasilan yang harus dibayarkan nantinya dalam badan usaha tersebut. Lampiran pajak penghasilan ini hasil dari penghitungan pajak penghasilan sebelumnya yang sudah dijelaskan.

Baca Juga Mengenai : Kami Melayani Jasa Konsultan Pajak di Bekasi

7. Melampirkan daftar yang berisi pihak dalam badan usaha tersebut

Dalam pelaporan untuk SPT tahunan badan usaha perlu untuk mencantumkan daftar yang berisi pihak yang terlibat dalam badan usaha yang dijalankan.

Beberapa pihak yang bisa dicantumkan diantaranya pihak pemegang saham yang menanamkan modal berupa saham dalam suatu badan usaha, jumlah dividen dalam badan usaha yang ada, dan juga daftar susunan nama pengurus dan juga sekaligus komisaris yang ada dalam badan usaha tersebut.

Sehingga nantinya SPT tahunan badan usaha akan semakin jelas dari segi administrasi atau pihak yang terlibat dalam menjalankan suatu badan usaha tersebut.

8. Memberitahukan yang terjadi dalam badan usaha

Hal penting selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam membuat SPT tahunan badan adalah memberitahukan apa saja yang ada dalam badan usaha.

Misalnya dengan adanya penyertaan modal yang biasanya disertai dalam perusahaan yang bersifat afiliasi, daftar jumlah hutang atau pinjaman yang ada pada pemegang saham atau perusahaan yang bersifat afiliasi, maupun piutang yang ditujukan pada pihak pemegang saham.

Sehingga keadaan badan usaha akan jelas dengan adanya pelaporan jumlah hutang, piutang, dan juga penyertaan modal dalam badan usaha tersebut.

9. Memberitahukan aktiva tetap dalam badan usaha dan juga penyusutan fiskal

Hal penting lainnya yang juga perlu Anda perhatikan dalam SPT tahunan badan adalah dengan memberitahukan aktiva tetap dalam badan usaha juga penyusutan fiskalnya.

Aktiva tetap dalam badan usaha bisa dicantumkan guna mendukung data untuk membuat SPT tahunan badan. Selain aktiva tetap, Anda juga bisa melengkapi adanya penyusutan fiskal yang terjadi dalam badan usaha tersebut.

Lampiran aktiva tetap dan penyusutan fiskal tidak bersifat wajib. Namun ada baiknya Anda melampirkan guna melengkapi SPT tahunan badan yang dijalankan selama satu tahun.

10. Memberitahukan kerjasama dengan pihak lain yang berhubungan dengan badan usaha

Baca Juga Mengenai : Urgensi Jasa Konsultan Pajak di Cikarang

Hal penting dalam pelaporan SPT tahunan badan selanjutnya yang juga penting adalah memberitahukan adanya kerjasama dengan berbagaipihak yang berhubungan dengan badan usaha.

Badan usaha tentunya memiliki kaitannya dengan hubungan dengan pihak lain untuk diajak kerjasama dalam pengembangan badan usaha agar tetap berjalan dan berkembang.

Sehingga dalam pelaporan SPT tahunan badan bisa menyertakan siapa saja pihak tersebut yang mendukung badan usaha. Hal ini bisa dicantumkan atau bisa juga tidak.

11. Menyampaikan kredit pajak luar negeri

Hal penting terakhir yang perlu diperhatikan dalam pelaporan SPT tahunan badan adalah menyampaikan kredit pajak luar negeri.

Jumlah hutang luar negeri juga bisa disampaikan dalam laporan SPT tahunan badan. Apabila badan usaha tersebut tidak memiliki hutang pajak luar negeri, maka tidak perlu disampaikan dalam SPT tahunan badan.

Demikianlah artikel mengenai hal penting yang harus disiapkan sebelum pelaporan SPT pajak badan usaha.

Anda kesulitan mengenai Pajak dan Pelaporannya, gunakan informasi dibawah ini untuk menghubungi kami,

Baca Juga Mengenai : Konsultan Pajak di Jakarta dan Layanan-nya

Baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan Jasa Pembuatan, SPT Pajak Pribadi atau Perusahaan Laporan Keuangan dan Akuntansi dari Berka Adira Freda CONSULTING.

Kami akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Kami melayani seluruh Indonesia, Terima kasih.

Berka Adira Freda Consulting | Jasa pelaporan SPT Pribadi, Pembuatan Laporan Keuangan dan Akuntansi

Jl.Marga Satwa Raya No. 10 C Pondok Labu – Cilandak
Jakarta Selatan 12450, INDONESIA
WAHYU AJI MAHAMBORO

 

Whatsapp Jasa Laporan Keuangan di Kalimantan Timur

[pgp_title]

CARA AMAN PILIH KONSULTAN PAJAK

Pastikan konsultan pajak anda terdaftar di SIKoP (Sistem Informasi Konsultan Pajak), anda dapat melihat status konsultan pajak anda dengan klik link dibawah ini. Lalu pilih NAMA pada kolom "NPWP,NAMA,Nomor KEP" dan masukkan nama konsultan pajak anda di kolom "KATA KUNCI"  dalam hal ini masukkan WAHYU AJI MAHAMBORO lalu pilih status "AKTIF" dan klik "CARI"  

https://konsultan.pajak.go.id/front/carikonsultan
Jika Konsultan Pajak anda terdaftar maka akan muncul report seperti dibawah ini.
Cara Aman Pilih Konsultan Pajak

Video Mengenai Penyampaian SPT Tahunan Badan Usaha

Tanya Konsultan Pajak Kami

Jika ada kesulitan dalam hal perpajakan untuk perusahaan, usaha atau bisnis dan anda sendiri. Silahkan isi form konsultasi dibawah ini

Kami akan mengirimkan email Konfirmasi, Jika tidak ada di INBOX silahkan cek folder SPAM dan tandai email kami sebagai "No Spam"

* indicates required
Pekerjaan
Layanan Yg Diperlukan
Jangan Sampai Salah Dalam Penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi

Jangan Sampai Salah Dalam Penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi

Penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi, sebelum kita jauh membahas beberapa hal penting pada SPT tahunan untuk orang pribadi,

kita akan menguraikan apa yang dimaksud dengan SPT itu? Jadi, yang dimaksud dengan SPT atau bisa juga disebut dengan Surat Pemberitahuan ini adalah surat yang wajib diisi oleh para wajib pajak,

Baca Juga Mengenai : 10 pertanyaan yang sering ditanyakan seputar SPT Pajak dan Konsultan Pajak di Jakarta dan Layanan-nya

gunanya ialah untuk melaporkan segala perhitungan dan juga pembayaran pajaknya, baik objek pajak atau bukan objek pajaknya dan harta serta seluruh kewajiban yang sudah termasuk tercantum dalam ketentuan undang-undang perpajakannya.

Jadi ketika anda sudah paham apa yang dimaksud dengan SPT yang mungkin sudah sering mendengar atau juga melihat jenis lembaran kertasnya, karena memang kertas lembaran yang isinya berupa kewajiban-kewajiban sebagai warga Indonesia.

Ini sangat penting dilakukan jika anda merasa sebagai warga Negara yang baik akan taat pada aturan pajak.

Terkait dengan hal ini penyampaian SPT untuk pertahun perlu diisi dengan benar hingga sampai pembayarannya.

Untuk itu dari sejak awal pengisian harus mengikuti segala tata cara serta tata tertibnya, tujuannya agar disaat pengajuan SPT dalam pengurusannya tidak repot lagi dan juga tidak akan mempersulit anda.

Karena memang jika ada kesalahan atau pengisian tata letak aturannya, anda akan diminta untuk mengoreksinya lagi, inilah yang menyebabkan terkadang menguras waktu dan tenaga anda.

Baca Juga Mengenai : 10 Hal Penting Mengenai Penyusunan Laporan Keuangan

Didalam rangka tata tertib pengurusan administrasi perpajakan karena tidak sedikit yang masih saja ditemukan kesalahan dan ketidaklengkapan dalam penyampaian SPT tahunannya maka para wajib pajak orang pribadi harus benar-benar teliti dalam pengisiannya. Untuk itu hal-hal penting inilah wajib diingat kembali dalam penyampaian SPT tahunan OP sebagai berikut:

1. NPWP yang akan diisikan didalam SPT tahunannya ialah NPWP wajib pajak miliknya pribadi, ini ada di kartu NPWP wajib pajaknya.

2. Bagi para wajib pajak OP didalam penyampaian SPT tahunan, bisa menggunakan satu formulir SPT 1770 SS dan 1770 S atau bisa 1770 tujuannya agar semua jenis pendapatan yang akan dilaporkan bisa tertampung di formulirnya.

3. Penyampaian SPT 1770 SS ini harus melampirkan dengan kertas bukti potongan PPH pasal 21, 1721 A1 dan 1721 A2.

4. Para wajib pajak OP atau orang pribadi ini harus menyampaikan satu SPT ini harus dalam 1 amplop.

5. Semua wajib pajak didalam penyampaian SPT harus mengisi identitas serta seluruh elemen SPT dengan terperinci, benar, lengkap serta harus jelas penulisannya.

6. Tulisan pengisian identitas di amplop SPT ini haruslah sama dengan tulisan identitas yang ada didalam SPT tahunannya.

7. Semua lembaran SPT yang di ajukan tidak diposisi melipat tujuannya agar memudahkan dalam proses scan-nya.

8. Jika tanda terima SPT yang sudah diberikan ialah sah jika SPT ini sudah disampaikan dengan cara yang benar, jelas serta lengkap dengan tandatangannya.

9. Dropbox SPT ini sebagai alternative tempat penyimpanan SPT sudah tersedia ditempat yang ditetapkan ini harus per-tanggal 31 maret.

10. Jika setelah tanggal 31 maret maka para wajib pajak harus menyampaikannya dengan cara langsung ke KPP tempat Wajib pajaknya mendaftar.

Cara Pelaporan SPT tahunan untuk wajib pajak OP

Untuk cara pelaporan SPT tahunan ini bagi semua para wajib pajak orang pribadi, yang sesuai dengan ketentuan didalam undang-undang perpajakannya.

Karena semua surat SPT ini mempunyai fungsi sebagai sarana untuk para wajib pajak, dan dalam pelaporannya harus mempertanggung jawabkan seluruh hitungan dengan jumlah pajak karena ini sebenarnya terutang.

Baca Juga Mengenai : 5 Hal Penting Yang Perlu Diketahui Mengenai Jasa Konsultan Pajak

Surat pemberitahuan ini sangat berfungsi sebagai pelaporan pembayaran serta pelusanan pajak, baik yang dilakukannya oleh wajib pajaknya sendiri atau memakai mekanisme potongan dan pemungutan yang dilakukan pihak pemotongnya.

Ini termasuk pelaporan harta dan kewajibannya, juga pembayaran dari pemotongnya. Akan tetapi sebenarnya ada beberapa jenis laporan pajak, ini diantaranya itu ialah wajib pajak OP atau orang pribadi.

Ini ada beberapa cara pelaporan untuk para wajib pajak, ialah:

Cara pelaporan untuk SPT dibawah penghasilan bruto yang tidak lebih dari 60jutaan.

Ini berlaku jika anda berpenghasilan secara bruto di bawah 60 juta dalam setahun ini selain pekerjaan atau usaha lainnya. Karena ini artinya wajib pajak ialah karyawan di perusahaan. Maka dari itu pelaporannya sangat sederhana yakni hanya mengisi 1formulir yang diberi kode 1770 SS.

Cara pelaporan yang lebih dari 60 juta.

Ini terjadi jika anda memiliki penghasilan brutonya lebih dari 60juta dalam setahunnya, termasuk selain jenis usaha ini bisa diisi melalui formulir 1770 S.

Ini cara untuk para pelapor wajib pajak yang memiliki banyak penghasilan.

Baca Juga Mengenai : Masih Ragu Menggunakan Jasa Konsultan Pajak di Tangerang Selatan?

Diantara yang termasuk cara diatas, ini memang agak lebih menyulitkan karena ini terjadi apabila pelapor wajib pajak memiliki hasil dari usaha dan pekerjaan bebas lainnya. Bahkan memiliki usaha sendiri, ini bisa memakai formulir kode 1770.

Cara pembayaran melalui e-filling.

Cara ini dimanfaatkan agar dapat mempermudah bagi para pelapor SPT pajak OP tahunan dengan cara menggunakan aplikasi e-filling-nya. Anda bisa mendaftarkannya ke KPP dengan cara online di website pajak.go.id, karena ini adalah situs yang resmi dari Dir.jend. pajak di Indonesia.

Keunggulan menggunakan media melalui elektronik

Apabila anda memilih menggunakan media online electronic, maka aka nada beberapa keuntungannya karena media e-filling sangat efektif, sebagai berikut:

– Dalam penyampaiannya dapat secara efektif juga cepet, jadi SPT pelaporan pajaknya lebih mudah, aman juga kapanpun tidak lebih dari 24×7.

– Ini termasuk paling murah, karena semua pelapor SPT tidak akan dikenakan biaya.

– Segala hitungan dapat dilakukan dengan melalui system computer, jadi akan terhindar dari salah perhitungannya.

– Dapat memudahkan dalam pengisian SPT-nya karena dalam pengisiannya menggunakan wizard.

– Adanya Validasi pengisian SPT, sehingga data yang akan disampaikan WP pastinya selalu lengkap.

– Menjadikan ramah lingkungan, karena disini sistemnya tidak menggunakan kertas-kertas.

– Memaksimalkan dokumen sebagai pelengkapnya ini sangat efektif namun tetap ikuti aturan dan segala bentuk prosesnya, Jadi tinggal pilihlah cara mana yang lebih sesuai dengan harapan anda.

Jadi silahkan segera melakukan pelaporan wajib pajak OP, agar terhindar sangsi dan denda apabila mengalami keterlambatan dalam melaporkan bahkan mengirimkan SPT tahunannya.

Karena ini semua sudah ditetapkan didalam aturan undang-undang mengenai segala bentuk ketentuan secara umum serta tata cara perpajakannya di UU KUP.

Jika anda termasuk OP dan terlambat maka akan dikenakan sangsi UU humas Direktorat Jenderal Pajak dari kementrian bagian keuangan.

Ini juga berlaku apabila anda dalam pengisian tidak benar, alpa, juga lalai dalam tiga kali tahapan pengajuan akan didenda 2x lipat dari anggaran biaya sangsi dari jumlah pajak yang terutang.

Demikianlah uraian artikel mengenai ha-hall yang penting pada SPT Tahunan Orang Pribadi, semoga dapat menambah referensi dan bermanfaat bagi anda semua.

Anda kesulitan mengenai Pajak dan Pelaporannya, gunakan informasi dibawah ini untuk menghubungi kami,

Baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan Jasa Pembuatan, SPT Pajak Pribadi atau Perusahaan Laporan Keuangan dan Akuntansi dari Berka Adira Freda CONSULTING.

Kami akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Kami melayani seluruh Indonesia, Terima kasih.

 

Berapa Tarif Biaya Jasa Konsultan Pajak Berka Adira Freda Consulting?

Banyak orang yang bertanya tentang Jasa Konsultan Pajak, untuk hal ini harga yang dipatok cukup bervariatif dan harga sesuai dengan pelayanan yang dibutuhkan client, Jasa Konsultan Pajak Berka Adira Freda Consulting memiliki pengalaman dan keahlian yang professional sehingga harga yang di tarifkan berdasarkan waktu dan flat sesuai kesepakatan.

Berka Adira Freda Consulting | Jasa pelaporan SPT Pribadi, Pembuatan Laporan Keuangan dan Akuntansi

Jl.Marga Satwa Raya No. 10 C Pondok Labu – Cilandak
Jakarta Selatan 12450, INDONESIA
WAHYU AJI MAHAMBORO

Klik tombol dibawah ini untuk menghubungi kami

 

Whatsapp Jasa Laporan Keuangan di Kalimantan Timur

[pgp_title]

CARA AMAN PILIH KONSULTAN PAJAK

Pastikan konsultan pajak anda terdaftar di SIKoP (Sistem Informasi Konsultan Pajak), anda dapat melihat status konsultan pajak anda dengan klik link dibawah ini. Lalu pilih NAMA pada kolom “NPWP,NAMA,Nomor KEP” dan masukkan nama konsultan pajak anda di kolom “KATA KUNCI”  dalam hal ini masukkan WAHYU AJI MAHAMBORO lalu pilih status “AKTIF” dan klik “CARI”  

https://konsultan.pajak.go.id/front/carikonsultan
Jika Konsultan Pajak anda terdaftar maka akan muncul report seperti dibawah ini.
Cara Aman Pilih Konsultan Pajak

Video Mengenai Penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi

Tanya Konsultan Pajak Kami

Jika ada kesulitan dalam hal perpajakan untuk perusahaan, usaha atau bisnis dan anda sendiri. Silahkan isi form konsultasi dibawah ini

Kami akan mengirimkan email Konfirmasi, Jika tidak ada di INBOX silahkan cek folder SPAM dan tandai email kami sebagai "No Spam"

* indicates required
Pekerjaan
Layanan Yg Diperlukan
10 pertanyaan yang sering ditanyakan seputar SPT Pajak

10 pertanyaan yang sering ditanyakan seputar SPT Pajak

Ini Dia 10 Pertanyaan yang Berkaitan Dengan SPT Pajak, Pada tanggal 31 Maret yang lalu merupakan batas waktu terakhir dalam menyerahkan surat pemberitahuan (SPT) Tahunan pajak penghasilan bagi mereka yang mempunyai nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Memang yang menjadi pemeran utama untuk pembangunan ekonomi Indonesia saat ini adalah berasal dari penghasilan dari pungutan pajak. Tentunya bukanlah suatu hal yang aneh atau mengherankan jika pemerintah sangat berupaya keras dalam melakukan penerimaan dari sektor dibagian ini.

Meskipun sudah menjadi sebuah kegiatan yang terjadi dari beberapa tahun yang lalu, tetapi masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengenai apa saja yang menjadi ketentuan dalam pelaporan SPT Tahunan pajak.

Dan bahkan masih ada yang bertanya kenapa masyarakat diwajibkan untuk membayar pajak.

Berikut ini terdapat 10 pertanyaan mengenai pajak penghasilan dan SPT Tahunan objek pajak pribadi yang sering sekali menjadi sebuah pertanyaan yang ditanyakan oleh masyarakat.

Pertanyaan ini berasal dari Buku SPT PPH WP 2013 yang diterbikan oleh Ditjen Pajak Kementerian Keuangan serta kompilasi yang didapat dari berbagai sumber yang ada.

1. Apakah pengertian dari SPT Tahunan?

SPT Tahunan PPh merupakan formulir yang diisi oleh pemilik wajib pajak untuk memberikan laporan mulai dari identitas diri, harta kewajiban atau utang, penghasilan, serta perhitungan pajak dalam waktu setiap tahun.

2. Siapa saja yang wajib membayar pajak?

Dalam membayar pajak ini yang wajib adalah orang pribadi yang sudah mempunyai nomor pokok wajib pajak (NPWP) jadi mereka diwajibkan untuk mengisi SPT Tahunan.

3. Cara apa saja yang harus dilakukan untuk dapat membuat nomor pokok wajib pajak (NPWP)?

Terlebih dahulu masyarakat harus mendaftarkan diri ke kantor pelayanan pajak (KPP) atau KP2KP yang harus mengisi formulir pendaftaran. Untuk wajib pajak orang pribadi data yang perlu dibawa adalah hanya KTP yang masih berlaku.

4. Kapan masyarakat harus membayar pajak?

pertanyaan mengenai pajak penghasilan dan SPT Tahunan yang keempat ini adalah mengenai waktu pembayaran untuk pajak. Untuk batas waktunya penyampaian SPT Tahunan PPh (pajak penghasilan) wajbi orang pribadi yaitu 3 bulan setelah akhir tahun pajak atau tepatnya pada tanggal 31 Maret.

5. Jika tidak membayar pajak serta tidak melaporkan SPT Tahunan apakah akan dikenakan sanksi kepada pihak terkait yang melakukan hal tersebut?

Baca juga Mengenai : 10 Hal Penting Mengenai Penyusunan Laporan Keuangan

Jika wajib pajak orang pribadi tidak membayar pajak serta melaporkan SPT Tahunan maka akan dikenakan sanksi beberapa berikut ini.

Dikenakan sanksi admininstrasi dalam bentuk bunga sebesar 2% untuk satu bulannya dengan nilai yang berasal dari pajak yang terlambat untuk disetorkan.

Jika SPT Tahunan terlambat untuk diserahkan atau bahkan tidak disampaikan oleh pemilik wajib pajak maka akan dikenakan sanksi administrasi dalam bentuk denda sebesar Rp 100 ribu.

Apabila wajib pajak orang pribadi dengan sengaja tidak menyampaikan SPT Tahunan miliknya serta membuat negara mengalami kerugian, maka wajib pajak tersebut akan dipidana penjara dengan kurun waktu minimal 6 bulan dan maksimal 6 tahun.

Serta dikenakan denda paling sedikitnya 2 kali dan paling banyak adalah 4 kali dalam jumlah pajak terutang yang tidak ataupun kurang dibayar.

6. Jika ingin mengambil SPT Tahunan dimanakah lokasi yang harus dikunjungi?

Untuk SPT Tahunan PPh WP OP bisa anda temukan pada beberapa tempat berikut ini yang sudah ditentukan, seperti : Kantor Pelayanan Pajak yang dekat dengan daerah rumah kamu, Pojok Pajak atau Mobil Pajak keliling yang bisa kamu temukan pada lokasi-lokasi yang ramai, dan Jika kamu tidak ingin repot pergi keluar rumah maka kamu dapat berkunjung ke situs webnya di www.pajak.go.id dan kamu dapat langsung mengambil SPT Tahunan dengan cara mengunduhnya.

7. Kemanakah wajib pajak menyerahkan SPT Tahunan tersebut?

Untuk hal ini terdapat 2 bagian yang masing-masing hampir sama untuk lokasi dalam menyerahkan SPT Tahunan tersebut, diantaranya : Untuk SPT Nihil atau Kurang Bayar (KB) Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) yang ada di KPP, Drop Box, Pos atau jasa Ekspedisi yang disertai dengan bukti pengiriman surat ke KPP tempat wajib pajak terdaftar E-Filling (Formulir 17702 dan 1770SS). Untuk SPT Lebih Bayar (LB) atau Pembetulan atau SPT Tahunan yang dapat disampaikan sesudah batas waktu penyampaian SPT maupun e-SPT : Tempat Pelayanan Terapdu (TPT) yang terdapat di KPP tempat wajib pajak terdaftar, Pos maupun jasa ekspedisi yang harus disertai dengan tanda bukti pengiriman surat ke KPP tempat dimana Wajib Pajak terdaftar, e-Filling (Formulir 1770S dan 1770SS)

8. Jika terdapat pajak yang terutang bagaimanakah cara menyetorkannya?

Terdapat sarana serta tempat untuk penyetoran pajak dengan penjelasan sebagai berikut: Sarana Penyetoran Pajak Jika terdapat pajak yang terutang maka akan disetorkan pada Kas Negara yang sebelumnya harus menggunakan formulir Surat Setoran Pajak (SSP) yang disertai dengan Mata Anggaran Penerimaan (MAP) 411125 dan Kode Jenis Setoran (KJS) 200. SSP tersebut harus diisi dengan identitas pemilik Wajib pajak, setoran pajak, kode jenis, masa atau bulan dan tahun pajak, uraian pembayaran, serta jumlah pajak dan tentunya kamu jangan lupa untuk memberikan tanda tangan sebagai pembayar ataupun penyetor pajak. Tempat Penyetoran Pajak Nantinya pajak akan disetorkan pada Kas Negara jika semua pajak sudah dilakukan penghitungan dimana dapat dilakukan melalui Kantor Pos maupun bank tempat pembayaran pajak.

9. Kalau mengisi SPT Tahunan apakah wajib membayar pajak juga?

Baca Juga Mengenai : 5 hal yang perlu diketahui mengenai Pajak Pertambahan Nilai Sebenarnya untuk Orang Pribadi tidak harus selalu membayar PPh (pajak penghasilan) ketika mengisi SPT. Yang diwajibkan membayar kembali PPh untuk Orang Pribadi adalah jika Orang Pribadi tersebut perhitungan PPh-nya Kurang Bayaran (KB) pada formulir induknya. Kamu dapat melihatnya pada baris PPh kurang / lebih bayaran. Selain itu Orang Pribadi juga akan mendapatkan pengembalian PPh dari KPP jika Orang Pribadi tersebut PPh-nya lebih bayaran yang tertera pada formulir induknya.

10. Apabila istri serta anak membuat NPWP sebagai anggota keluarga apakah akan tetap wajib mengisi SPT Tahunan?

Apabila terdapat anggota keluarga yang mendapatkan NPWP sebagai anggota keluarga dan Wajib Pajak (Kepala Keluarga atau Suami) baik itu istri maupun anak maka mereka tidak diwajibkan untuk mengisi SPT Tahunan. Untuk yang sudah berkeluarga maka yang diwajibkan dalam mengisi SPT adalah yang menjadi kepala keluarga yaitu suami. Tetapi apabila istri yang menginginkan mempunyai NPWP sendiri dan terpisah dengan suaminya maka istri mempunyai kewajiban juga dalam mengisi SPT Tahunan. Demikian tadi adalah 10 pertanyaan mengenai pajak penghasilan dan SPT Tahunan. Dengan pertanyaan serta jawaban yang telah tertera diatas semoga dapat membantu kamu semua dalam melakukan pengisian SPT Tahunan. Dan tentunya kamu tidak akan lagi diganggu dengan pertanyaan membingungkan ketika ingin mengisi SPT Tahunan.

Yang Sering Ditanyakan Mengenai Tax Amnesty

 

Whatsapp Jasa Laporan Keuangan di Kalimantan Timur

[pgp_title]

CARA AMAN PILIH KONSULTAN PAJAK

Pastikan konsultan pajak anda terdaftar di SIKoP (Sistem Informasi Konsultan Pajak), anda dapat melihat status konsultan pajak anda dengan klik link dibawah ini. Lalu pilih NAMA pada kolom “NPWP,NAMA,Nomor KEP” dan masukkan nama konsultan pajak anda di kolom “KATA KUNCI”  dalam hal ini masukkan WAHYU AJI MAHAMBORO lalu pilih status “AKTIF” dan klik “CARI”  

https://konsultan.pajak.go.id/front/carikonsultan
Jika Konsultan Pajak anda terdaftar maka akan muncul report seperti dibawah ini.
Cara Aman Pilih Konsultan Pajak

Video Mengenai 10 pertanyaan yang sering ditanyakan seputar SPT Pajak

Tanya Konsultan Pajak Kami

Jika ada kesulitan dalam hal perpajakan untuk perusahaan, usaha atau bisnis dan anda sendiri. Silahkan isi form konsultasi dibawah ini

Kami akan mengirimkan email Konfirmasi, Jika tidak ada di INBOX silahkan cek folder SPAM dan tandai email kami sebagai "No Spam"

* indicates required
Pekerjaan
Layanan Yg Diperlukan