Tax Amnesty Ungkap Tebus Lega

Tax Amnesty Ungkap Tebus Lega

Jargon baru dari Dirjen Pajak mengenai Tax Amnesty yaitu Ungkap, Tebus, Lega. berikut arti mengenai jargon tersebut:

Ungkap adalah sebuah pernyataan dari Wajib Pajak untuk bersedia melaporkan seluruh kekayaan, baik berwujud maupun tidak berwujud, baik bergerak maupun tidak bergerak, baik yang digunakan untuk usaha maupun bukan untuk usaha, yang berada didalam dan/atau diluar negeri, yang belum dilaporkan salam SPT Tahunan PPh terakhir. Belum dilaporkannya kekayaan tersebut bisa dikarenakan kelalaian atau keadaan diluar kekuasaan yang dialami Wajib Pajak sehingga kolom Harta dan Utang dalam SPT Tahunan PPh belum diisi dengan benar, lengkap dan jelas.

Tebus adalah pembayaran sejumlah uang ke kas Negara untuk mendapatkan Amnesti Pajak berupa pelepasan hak Negara untuk menagih pajak yang seharusnya terutang dari pengungkapan kekayaan yang dilakukan oleh wajib pajak kepada Direktorat Jendral Pajak. Uang Tebusan atas Amnesti Pajak dihitung dengan cara mengalihkan tarif Uang Tebusan dengan Nilai Harta Bersih yang telah diiungkapkan oleh wajib pajak.

Lega adalah sebuah perasaan yang nantinya akan menaungi wajib pajak manakala mereka telah memanfaatkan pengampnan pajak. Dengan diterimanya Pengampunan Pajak, Wajib Pajak akan mendapatkan penghapusan atas pajak yang seharusnya terutang sanksi administrasi perpajakan, dan sanksi pidana di bidang perpajakan untuk kewajiban perpajakan sebelum 31 Desember 2015.

Seperti kita ketahui akhir akhir ini pemeritah melalui dirjen Pajak sedang gencar-gencarnya sosialisasi masalah Tax Amnesty, berikut beberapa hal mengenai tax amnesty apa yang melatar belakangi adanya kebijakan tersebut dan tujuan serta manfaat dari program tax amnesti atau pengampunan pajak.

Latar Belakang Tax Amnesty

  • Kebutuhan Dana, untuk pembangunan sangat besar, sementara harta WNI banyak parker di luarnegeri
  • Kepatuhan Masih Rendah, kepatuhan perpajakan secara keseluruhan masih rendah sehingga partisipasi masyarakat dalam pembangunan belum optimal
  • Keterbukaan Informasi Perbankan, Indonesia segera memasuki era keterbukaan informasi, termasuk automatic exchange of information sehingga tidak mungkin lagi menghindar dari kewajiab pajak.

Tujuan Tax Amnesty

  • Percepatan pertumbuhan ekonomi dan restrukturisasi ekonomi melalui repatriasi harta
  • Reformasi pajak yang berkelanjutan
  • Peningkatan penerimaan pajak dalam jangka pendek dan panjang

Manfaat Tax Amnesty

  • Peningkatan Tax Ratio melalui pencapaian targer penerimaan pajak
  • Peningkatan investasi dan likuiditas domestic, perbaikan nilia tukar rupiah, dan penurunan suku bunga.
  • Perluasan basis data perpajakan yang lebih valid komprehensif dan terintegrasi.

Siapa Yang Dapat Memanfaatkan Amnesty Pajak?

Yang mendapat manfaat tax amnesty adalah Wajib Pajak itu sendiri, kecuali Seluruh Wajib Pajak yang sedang:

  1. Dilakukan penyidikan dan berkas penyidikannya telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan;
  2. Dalam proses peradilan; atau
  3. Menjalani hukuman pidana, atas Tindak Pidana di Bidang Perpajakan

Bagaimana caranya agar Wajib Pajak memperoleh manfaat atau bisa ikut dalam program tax amnesty, yaitu dengan cara mengungkap harta dan membayar tebusan. Uang tebusan adalah nilai yang dibayar dari perhitungan tarif pajak dikalikan dengan Nilai Harta Bersih.

Sedangkan Nilai Harta Bersih adalah Harta dikurangi Utang.

Harta adalah akumulasi tambahan kemampuan ekonomis berupa seluruh kekayaan, baik berwujud maupun tidak berwujud, baik bergerak maupun tidak bergerak baik yang digunakan untuk usaha maupun bukan untuk usaha, yang berada didalam dan/atau diluar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Utang adalah jumlah pokok utang yang belum dibayar yang berkaitan langsung dengan perolehan Harta.

Nilai Harta Bersih

 

Berapa Nilai Tarif Tebusan Tax Amnesty ?

Nilainya sudah ditentukan oleh pemerintah berdasarkan periode pelaporan serta jenis pelaporannya.

Repatriasi/Deklarasi dalam negeri

2% 1 Juli 2016 sampai dengan 30 September 2016

3% 1 oktober 2016 sampai dengan 31 Desember 2016

5% 1 Januari 2017 sampai dengan 31 Maret 2017

repatriasi

Deklarasi Luar Negeri

4% 1 Juli 2016 sampai dengan 30 September 2016

6% 1 Oktober 2016 sampai dengan 31 Desember 2016

10% 1 Januari 2017 sampai dengan 31 Maret 2017

repa luar

Tarif untuk UMKM

0,5% 1 Juli 2016 sampai dengan 31 Maret 2017  UMKM dengan deklarasi nilai harta s.d. 10 Milyar

2% 1 Juli 2016 sampai dengan 31 Maret 2017 UMKM dengan deklarasi nilai harta > 10 milyar

umkm

Anda Kesulitan Mengenai Jasa Konsultan Pajak atau Tax Amnesty, gunakan informasi dibawah ini untuk menghubungi kami

Baca Juga Mengenai

Baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan Jasa Konsultan Pajak serta pertanyaan mengenai Tax Amnesty  dari Berka Adira Freda CONSULTING. Kami akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Terima kasih.

Berka Adira Freda Consulting | Jasa Konsultan Pajak serta pertanyaan mengenai Tax Amnesty

Jl.Marga Satwa Raya No. 10 C Pondok Labu – Cilandak
Jakarta Selatan 12450, INDONESIA

WAHYU AJI MAHAMBORO

CEO PT Berka Adira Freda

 

Whatsapp Jasa Laporan Keuangan di Kalimantan Timur

[pgp_title]

CARA AMAN PILIH KONSULTAN PAJAK

Pastikan konsultan pajak anda terdaftar di SIKoP (Sistem Informasi Konsultan Pajak), anda dapat melihat status konsultan pajak anda dengan klik link dibawah ini. Lalu pilih NAMA pada kolom "NPWP,NAMA,Nomor KEP" dan masukkan nama konsultan pajak anda di kolom "KATA KUNCI"  dalam hal ini masukkan WAHYU AJI MAHAMBORO lalu pilih status "AKTIF" dan klik "CARI"  

https://konsultan.pajak.go.id/front/carikonsultan
Jika Konsultan Pajak anda terdaftar maka akan muncul report seperti dibawah ini.
Cara Aman Pilih Konsultan Pajak

Video mengenai Menyusul Tax Haven di Indonesia Setelah Tax Amnesty Datang

 

Tanya Konsultan Pajak Kami

Jika ada kesulitan dalam hal perpajakan untuk perusahaan, usaha atau bisnis dan anda sendiri. Silahkan isi form konsultasi dibawah ini

atau melalui Whatsapp dengan klik link dibawah ini

BlogKonsultanPajak.com

* indicates required
Pekerjaan
Layanan Yg Diperlukan